Nasehat untuk yang akan bercerai

Perceraian yaitu proses perpisahan antara dua pasangan yang sudah menikah atau dalam istilah anak muda yang masih pacaran, mereka menyebutnya dengan kata “putus” atau “bubaran”.

Nasehat Perceraian

Perceraian sendiri dapat menimbulkan efek yang positif juga negatif, yuk langsung kita bahas apa nasehat dari sesejuk pagi untuk mereka yang hendak bercerai, berikut :

1. Pikirkan sekali lagi bahkan sampai beribu kali.

Jika anda ingin bercerai coba pikirkan dulu akibatnya, terlebih dahulu jika anda sudah memiliki momongan, tentu hal ini akan berdampak besar pada perkembangan anak anak anda, seorang anak tak akan bahagia jika hanya mendapat kasih sayang dari satu sisi, entah itu dari ibu atau dari ayahnya saja, pasti dalam hati mereka ingin mempunyai keluarga yang utuh dan tak di gantikan oleh orang tua angkat.
Ingat kebanyakan anak “broken home” yang orang tuanya bercerai selalu bermasalah, apa anda ingin anak anda seperti itu.

2. Perceraian itu bukan jalan yang baik.

Yakinlah perceraian itu bukan suatu keputusan yang baik, tak ada agama manapun yang menganjurkan untuk bercerai.

3. Semakin perbaikilah sikap anda kepada pasangan anda.

Mau bercerai kok masih berbaik hati padanya !, ingatlah ketok palu cerai belum berbunyi anda hanya baru akan bercerai, dia masih pasanganmu yang anda idam idamkan dulu sampai sampai menolak semua yang datang menawarkan diri untuk menjadi pasangan anda, maka berbaiklah kepada dia, mulai dari hal kecil dan seakan itu sepele sampai hal hal yang menrut anda itu sangat penting, seperti ajak dia bicara baik baik, cerita cerita, ingatin dia untuk makan, masakin dia masakkan kesukaannya, toh gak ada salahnya dia masih pasangan anda.

4. Tuliskan keburukan pasangan anda

Kali ini masih berkelanjutan dari no. 3 coba bicaralah baik baik ajaklah dia duduk  bicara empat mata, lalu ambillah selembar kertas dan ballpoint untuk pasangan anda dan juga anda sendiri, lalu tulislah semua keburukkan pasangan anda, semua yang anda suka dan benci, tulislah sebanyak banyaknya kalau bisa sampai berganti lembar kertas.

5. Tulislah hal baik dari pasangan anda.

Setelah anda selesai dengan keburukannya, ambillah kertas lalu berhentilah sejenak, pikirkan saat saat bahagia bersamanya, ingat ketika anda sakit, dia dengan cekatan dan sabarnya merawat anda, ungkapin semua itu dalam tulisan anda, semua hal baik dari pasangan anda, semua yang baik baik tentang pasangan anda.

6. Tukarkan tulisan anda tadi dengan tulisan dari pasangan anda dan bahas bersamanya.

Tukarlah hasil tulisan anda dengan pasangan anda lalu bahas bersamanya, bicarakan baik baik dengannya, buka lembaran tentang keburukkan anda, baca seksama, apakah anda seburuk itu?, masih ingatkah anda dengan kejadian itu, kemudian buka lembaran tentang kebaikkan anda, cermati satu persatu apa yang dia tulis untuk anda. Lakukanlah langkah ke lima dan enam walau itu satu menit sebelum keputusan perceraian anda.

Nah stelah semua yang diatas anda lakukan, masihkah anda ingin berpisah?, ingat perceraian itu seburuk buruknya keputusan. Baca juga hal menarik menarik tentang cara memilih pasangan hidup yang baik, dan bagaimana cara menjaga hubungan agar terhindar dari perceraian.

Artikel ini saya dedikasikan untuk semua orang yang hendak bercerai, semoga mereka bisa lebih mempertimbangkan lagi keputusannya dan memilih jalan yang terbaik, apa teman-teman disini ada yang mau menambahkan lagi? tulis ya di kolom komentar

Sholikudin

Sholikudin

Orang yang hobi jalan-jalan dan menulis.
Sholikudin

Latest posts by Sholikudin (see all)

9 comments

  • Wahyu Eka Prasetiyarini

    iya sebaiknya kalau ada masalah rumah tangga itu diselesaikan dengan baik-baik, karena bercerai bukan cara untuk menyelesaikan masalah. Hal itu malah dibenci oleh yang diatas ya mas 🙂

  • semoga aja shbtx cpet sadar yah…
    hahaha.. bner2 pgalaman bgt..
    😉 suka bnget ama artikel yg ini nih.. bner bner bgus 4 jmpol bwt yg nulis 😉

  • Nggak tau juga ya yang saya lihat ini sudah kayak perang badar jaman modern ngomong sana sinu sudah ogah buka aib sesama…hasil juga normal sehari nggak 5 hari…

  • This comment has been removed by the author.

  • Mukhamad Sholikudin

    iya benar sekali mb ririn, apapun masalahnya harus di pecahkan dengan kepala dingin agar keputusan yang di ambil bijak nantinya.

  • Mukhamad Sholikudin

    amin, semoga begitu, eh makasih ya atas kunjungannya mb novita, 🙂

  • Mukhamad Sholikudin

    waduh iya, maksih atas kunjungannya

  • Mukhamad Sholikudin

    di ulang lagi, 🙂

  • oh ya sama2 mas…
    kalau jha smw orang punya fikiran yg sama mas…
    pzti dunia ini bkalan indah 🙂 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *